x

Unik! Tirta dan Tara ‘Si Itik Telur Asin’ Terpilih Syaratkan Pesan Damai di Pilkades Comal 2026

waktu baca 2 menit
Kamis, 17 Sep 2026 00:02 13 Redaksi

PEMALANG — Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kecamatan Comal Tahun 2026 kini memiliki wajah dan identitas visual baru. Melalui Rapat Koordinasi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih yang digelar pada 14 September 2026, pasangan maskot unik bernama COMARA (Tirta & Tara) resmi ditetapkan sebagai maskot resmi sosialisasi dan publikasi pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

Maskot COMARA terpilih setelah memenangi proses pemungutan suara (polling) yang diikuti 45 responden dari empat pilihan desain. COMARA sukses mengantongi dukungan mayoritas sebesar 62,2% (28 suara). Akronim dari “Comal Memilih Aman, Rukun, dan Adil”, maskot ini hadir tidak sekadar sebagai hiasan visual, melainkan membawa pesan filosofis yang mendalam mengenai persatuan dan kearifan lokal masyarakat Comal.

Dua karakter utama yang mencuri perhatian publik adalah Tirta dan Tara:

  • Tirta (Tetes Air): Berbentuk tetesan air ceria, Tirta melambangkan keberadaan Sungai Comal sebagai ikon geografis yang melegenda. Unsur air mencerminkan kejernihan, transparansi, serta keberlanjutan proses Pilkades yang terbuka dan terpercaya. Di hiasan kepalanya, terdapat bulir padi keemasan yang menandai kesuburan sektor pertanian Comal. Nama Tirta juga membawa akronim nilai: Tertib, Inklusif, Rukun, Transparan, dan Aman.

  • Tara (Si Itik Telur Asin): Mengambil wujud itik yang ramah, karakter Tara terinspirasi langsung dari potensi sentra peternakan itik serta industri rumahan telur asin khas Comal. Dilengkapi topi caping beraksen batik Jawa dan keranjang belanjaan berisi telur asin serta produk olahan, Tara menyimbolkan semangat UMKM, kemandirian ekonomi, dan daya tahan warga desa. Nama Tara mengusung nilai: Tertib, Aman, Rukun, dan Adil.

Tak hanya kedua karakter utama, latar belakang visual maskot COMARA juga memadukan berbagai ikon historis dan infrastruktur wilayah Comal, seperti Jembatan Comal sebagai simbol persatuan antardesa, Lokomotif dan Stasiun Comal sebagai penggerak kemajuan dan sejarah transportasi, serta Kotak Suara Merah-Putih sebagai wujud partisipasi kebangsaan warga.

  1. Prinsip Netralitas Mutlak: Maskot COMARA dilarang keras disandingkan dengan foto, nama, nomor urut, slogan, maupun atribut calon kepala desa tertentu. Maskot ini murni milik publik dan panitia penyelenggara.

  2. Kepatuhan Tampilan: Penggunaan visual maskot wajib menggunakan berkas asli (format PNG transparan) tanpa mengubah bentuk, warna dasar, komposisi, maupun proporsi karakter.

  3. Bebas Provokasi: Maskot tidak boleh digunakan untuk materi kampanye calon maupun konten yang mengandung unsur provokasi, fitnah, dan informasi tidak benar.

Masyarakat dan media dapat mengakses serta mengunduh aset resmi dan panduan lengkap penggunaan maskot COMARA (Tirta & Tara) secara langsung melalui kode QR resmi yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara. Harapannya, kehadiran Tirta dan Tara ‘Si Itik Telur Asin’ mampu menghadirkan suasana Pilkades Comal 2026 yang sejuk, gembira, damai, dan penuh kekeluargaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x